Jumlah Keluarga Penerima Manfaat Berau 2024 Meningkat

img

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Berau, Iswahyudi

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, TANJUNG REDEB Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Berau, Iswahyudi, mengungkapkan bahwa jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Berau pada tahun 2024 mengalami peningkatan signifikan.

Berdasarkan Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim (P3KE) dari Kemenko PMK Sosial, tercatat 5.659 KPM, meningkat dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 5.366 KPM dari seluruh kelurahan dan kampung di 13 kecamatan.

"Meski angka penerima manfaat meningkat, hal ini tidak berdampak pada peningkatan angka kemiskinan di Berau," ungkap Iswahyudi, Kamis (1/2/2024) lalu.

Katanya, data menunjukkan penurunan angka kemiskinan, dengan jumlah kepala keluarga miskin pada tahun 2023 sebanyak 18.731 ribu. Data ini diambil dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola oleh Dinsos Berau.

Proses pengumpulan data warga miskin dilakukan melalui aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).

Warga yang masuk kategori miskin memiliki penghasilan sekitar Rp700 ribu per bulan, sementara kategori ekstrem adalah mereka dengan penghasilan Rp500 ribu per bulan. Faktor-faktor seperti inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan pertumbuhan penduduk menjadi pertimbangan dalam penginputan data.

Sementara Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyampaikan bahwa angka kemiskinan di Berau terus menurun dari 5,65 persen atau 13.310 jiwa pada tahun 2022 menjadi 5,54 persen atau 13.260 jiwa pada tahun 2023.

"Keberhasilan ini diatributkan kepada dukungan Pemerintah Pusat dan upaya Pemerintah Kabupaten Berau dalam mengimplementasikan program-program penanggulangan kemiskinan," ucap Gamalis.

Gamalis juga menegaskan harapan atas dukungan lanjutan dari Menko PMK agar agenda pembangunan di Kabupaten Berau dapat berjalan optimal, membawa kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat.(sep/nad)